Awas Mabok Laut, Nyebrang Selat Lombok 5 Jam Naik Kapal Ferry

Ke Lombok untuk yang pertama kalinya, tadinya saya mau naik pesawat aja biar cepet sampe, tapi karena budget pas pasan untuk jalan – jalan, jadinya saya ambil jalur darat maklum lah namanya juga blogger kere hehehe.. Itung – itung cari pengalaman baru, kan lumayan juga bisa buat cerita bermanfaat buat yang lain.

Oke deh, perjalananku ke Lombok kali ini dimulai dari Bali dengan mengendarai sepeda motor, motor beat putih. Karena kebetulan saya punya saudara jadi bisa dipinjam motor nya. Untuk sampai ke Lombok melalui darat kita kudu nyebrang laut menggunakan kapal ferry.

Biasanya sih naik kapal ferry cuma nyebrang selat sunda antara pelabuhan bakauheni dan merak, itupun hanya sebentar cuma sekitar 2 jam perjalanan. Lain cerita dengan penyebrangan selat lombok yaitu antara penyerbangan pelabuhan Padang Bai dan Lembar yang memakan waktu sampai 5 jam lebih.

travelling ke lombok naik sepeda motor

travelling ke lombok naik sepeda motor

tiket penyebrangan bali lombok naik sepeda motor

tiket penyebrangan bali lombok naik sepeda motor

Buat yang gak biasa naik kapal ferry, bisa mabok, ditambah resah kapan sampe nya hehehe. Saya aja yang sering naik kapal laut sempet kerasa mual dan pusing. Maka buat yang mabok laut disarankan untuk tidur saja, atau ambil perjalanan malam, jadi ga kerasa, tau tau sudah sampai.

Untuk ongkos atau tarif tiket penyebrangan bali – lombok tergantung naik apa. Kalau penumpang saja tanpa membawa kendaraan harga tiketnya Rp40.000 untuk orang dewasa dan untuk anak anak Rp25000 , tapi kalau buat yang bawa sepeda motor seperti saya dikenakan tarif Rp125.000 , beda lagi kalau bawa mobil pribadi tentu tiket nya lebih mahal. #LihatGambar

tiket penyebrangan bali lombok

tiket penyebrangan bali lombok

foto sandi blogger lampung di selat lombok

foto sandi blogger lampung di selat lombok

Update 5 Mei 2017 :

Untuk penumpang dewasa terjadi kenaikan tarif terpadu 7,32% atau dari Rp41.000 menjadi Rp44.000. Untuk kendaraan kenaikan tarif bervariasi tergantung golongan. Kenaikan paling besar terjadi untuk kendaraan dengan golongan IV Penumpang sebesar 10,34% atau dari Rp822.000 menjadi Rp907.000.