Cara Berhenti dari BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan milik pemerintah yang wajib diikuti oleh setiap warga negara indonesia dan warga negara asing yang telah tinggal di Indonesia minimal 6 bulan.

Kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi salah satu syarat administrasi untuk mendapatkan pelayanan publik, seperti pembuatan SIM, pembuatan STNK, pembuatan KTP dan sebagainya.

Tentu bagi yang belum mendaftar BPJS Kesehatan akan mengalami kesulitan dalam pengusuan administrasi yang telah saya sebutkan diatas.

Peserta BPJS Kesehatan memiliki kewajiban untuk membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulan sesuai dengan kelas kepesertaan yang dipilih, jika peserta tidak bayar iuran maka status kepesertaannya akan dinonaktifkan sementara.

Berikut ini adalah Iuran BPJS Kesehatan 2016-2019:

  • Iuran Kelas 1 sebesar Rp80.000
  • Iuran Kelas 2 sebesar Rp51.000
  • Iuran Kelas 3 sebesar Rp25.500

Peserta akan mendapatkan hak nya yaitu ketika sakit dapat berobat ke faskes 1 (puskesmas, klinik, dokter keluarga dll) secara gratis. Bahkan BPJS Kesehatan menanggung hampir semua jenis penyakit yang dialami peserta.

Cara Berhenti dari BPJS Kesehatan

Kita tahu bahwa BPJS Kesehatan diusulkan untuk menaikan iuran peserta pada awal tahun 2020, dengan nilai kenaikan yang luar biasa mencapai 100%. Alasan dinaikannya iuran peserta BPJS Kesehatan yaitu untuk mengatasi Defisit Keuangan.

  • Iuran Kelas 1 sebelumnya Rp80.000 naik jadi Rp160.000
  • Iuran Kelas 2 sebelumnya Rp51.000 naik jadi Rp110.000
  • Iurna Kelas 3 sebelumnya Rp25.500 naik jadi Rp42.000

Melihat kenaikan iuran peserta yang cukup tinggi membuat banyak peserta BPJS Kesehatan ingin sekali berhenti dari kepeserta BPJS Kesehatan, tapi apalah daya kita tidak bisa berhenti dari BPJS Kesehatan.

Mendaftar BPJS Kesehatan menjadi sebuah kewajiban yang harus diikuti sebagai Warga Negara Indonesia, tapi kalau iuran peserta nya tinggi seperti ini maka sangat memberatkan.

Jika jumlah anggota keluarga kita sebanyak 6 orang, jika kita terdaftar menjadi peserta kelas 2 maka punya pengeluaran pokok sebesar Rp660.000, jika punya gaji atau penghasilan Rp3 juta perbulan maka sisa uang yang kita punya Rp2.400.000 saja.

Ingin sekali saya berhenti dari BPJS Kesehatan!!

Karena tidak bisa berhenti dari BPJS Kesehatan maka langkah yang saya lakukan yaitu pindah kelas menjadi kelas 3 saja, yang terbilang sangat kecil nilai iuran per bulannya. Tapi kalau masih terlalu berat bisa daftar jadi PBI.

Seandainya tidak bisa daftar PBI dan iuran Peserta BPJS masih dibilang berat maka mau tidak mau ya berhenti membayar iuran BPJS, karena memang uang yang digunakan untuk bayar iuran tidak ada.

Jika tidak bayar iuran BPJS maka status di nonaktifkan, jika sakit dan ingin menggunakan BPJS Kesehatan maka harus melunasi tunggakannya.