Mendaki Gunung Panderman di Kota Batu Malang

Salah seorang teman mengajak gw untuk mendaki gunung, sebuah pendakian yang paling cepat hanya dengan waktu beberapa jam saja sudah bisa naik sampai puncak bahkan sampai turun kembali. Gunung yang akan gw naiki bersama kawan yaitu Gunung Panderman, salah satu gunung yang ada di kota batu dengan ketinggian 2.045 mdpl. Dihari minggu yang cerah gw mulai melakukan pendakian super cepat ini pada pukul 08.00 pagi.

Memang sengaja kami tidak menggelar tenda dalam pendakian ini, karena memang persiapan yang tidak matang, sebetulnya gw sih siap aja karena memang kebetulan gw baru saja turun dari Gunung Rinjani, jadi semua perlengkapan masih komplit, hanya saja kawan yang mengajak gw naik gunung ini yang tidak siap, jadi pendakian ini hanya mengisi waktu longgar saja dan cukup menguras keringat.

Gw sih siap – siap aja ketika dia mengajak untuk jalan, karena memang kedatanganku ke malang untuk jalan – jalan setelah mengarungi beberapa kota. Eh malah diajak untuk mendaki gunung panderman, tanpa pikir panjang gw pun menerima ajakan teman gw itu. Kapan lagi bisa naik gunung panderman, kalau tidak disempat – sempatkan saat ini juga.

**

pintu start pendakian gunung panderman

pintu start pendakian gunung panderman

Dengan membawa sepeda motor milik kawan gw, kami langsung bergegas pergi kedaerah batu, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kontrakan kawan. Akhirnya sampai juga di rumah warga yang menjadi basecamp dan menyediakan tiket pendakian, sekaligus mendata para pendaki gunung panderman dan gunung bathok, sekaligus menjadi tempat penitipan sepeda motor yang dibawa para pendaki dan dari rumah inilah kami mulai melakukan pendakian.

Namun sebelumnya kami membeli nasi bungkus untuk bontot yang akan kami makan disaat dipuncak dan beberapa snack ringan & air mineral botol yang ukuran besar (AQUA), karena memang kami berencana untuk tidak bermalam, bisa dikatakan pendakian kami ini seperti hacking di hutan.

Harga Karcis Pendakian Gunung Panderman hanya Rp3.000 sudah termasuk biaya asuransi dari Jasa Raharja, biaya tersebut hanya berlaku untuk 1 kali pendakian. Sedangkan untuk biaya parkir penitipan motornya hanya Rp3.000. Untuk ke lokasi ini kami perlu naik sekitar beberapa meter dari poros jalan lintas, kalau jalan kaki untuk sampai ke Lokasi start pendakian cukup jauh dan melelahkan, tapi kalau mau menikmati sensasi pendakian yang sesungguhkan tidak jadi masalah, memang seharusnya demikian.

tiket pendakian gunung panderman

tiket pendakian gunung panderman

Pendakian Puncak Basundara, Puncak Gunung Panderman.

Selama pendakian Gw dan teman tidak selalu melihat jam , jadi tidak bisa memprediksikan waktu, yang penting kami saling menikmati pemandangan selama pendakian, sibuk dengan hp android masing – masing untuk mengambil foto. Tentunya saat awal pendakian kami tidak lupa untuk berdoa bersama untuk minta kelancaran dan keselamatan, ini merupakan bagian terpenting hanya perlu dilakukan para pendaki saat hendak mendaki gunung manapun.

Rute jalan pertama mengikuti paving dengan medan jalan yang cukup landai dan tidak membutuhkan tenaga extra untuk melewatinya, yang namanya naik gunung tentu semakin jauh maka jalan perlahan – lahan terus naik, kecuali ketika akan turun nanti. Pemandangan yang akan dinikmati selama perjalanan yaitu hamparan dedaunan hijau yang menawan mulai dari lahan pertanian warga setempat hingga rumput gogo dan pohon – pohon pinus yang menari tertiup angin sepoy sepoy.

camp pendaki latar ombo gunung panderman

camp pendaki latar ombo gunung panderman

Hingga sampailah di Latar Ombo yang menjadi tempat para pendaki gunung panderman mendirikan tenda bagi yang ingin bermalam dan beristirahat sebelum melanjutkan ke puncak panderman. Kami melihat beberapa para pendaki yang sedang mendirikan tenda. Karena kami tidak berencana untuk menginap maka kami pun langsung melanjutkan perjalanan untuk segera sampai dipuncak.

Setelah Latar Ombo ini akan melewati jalan yang dipenuhi dengan semak semak hingga sampai ke Watu Gede , kemudian dilanjutkan dengan medan yang berdebu dan cukup menanjak, berjalan melewatinya sambil menarik semak – semak dan akar pohon yang timbul dipermukaan tanah.

watu gede gunung panderman

watu gede gunung panderman

Walaupun pelan yang penting pasti, dan sampai ke puncak. Namun sayang, mungkin kami belum beruntung dalam pendakian ini, dan memang harus bermalam, karena terlihat kabut awan yang mulai menyelimuti puncak sehingga kami tidak bisa berfoto dengan awal yang berada di bawah.

Gw pun sempat tertidur beberapa menit saat menunggu awan – awan turun, tapi ternyata awan naik lebih tinggi. Sebelum melanjutkan perjalanan untuk turun. kami pun makan nasi bungkus dan snack yang kami bawa, Tidak lama dari situ monyet – monyet mulai turun mendekati kami, merampok snack yang kami punya, karena saking takutnya dengan jumlah monyet yang cukup banyak, maka kami memutuskan untuk turun saat itu juga.

puncak basundara gunung panderman malang

puncak basundara gunung panderman malang

Perjalanan yang cukup menantang, hitung – hitung latihan lagi sebelum naik ke puncak Mahameru. Kaki pun mulai terasa pegal – pegal. Kami sampi di bawah pada pukul 16.0o, karena masih cukup siang kami melanjutkan jalan – jalan ke Omah Kayu yang letaknuya juga tidak jauh dari Lokasi Gunung Panderman.