Mau Nikah? Inilah Syarat dan Biaya Nikah di KUA 2018

Syarat Menikah di KUA

Menikah adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan untuk menjadikan halal 2 insan (laki-laki dan perempuan), orang yang sudah menikah dapat disebut dengan suami-istri dan boleh berhubungan untuk menghasilkan keturunan yang suci. 

Menikah dapat dilakukan di rumah calon pengantin laki-laki atau perempuan, namun yang paling umum akad nikah dilakukan di rumah pihak perempuan. Akan tetapi, ada juga pasangan yang melangsungkan akad nikah di KUA.

Apakah anda termasuk orang yang ingin melangsungkan akad di KUA? Jika YA , maka ada beberapa informasi yang harus anda ketahui agar proses akad nikah dapat dilangsungkan di KUA. 

JAM KERJA KANTOR KUA :

Senin 08.00–16.00
Selasa 08.00–16.00
Rabu 08.00–16.00
Kamis 08.00–16.00
Jumat 08.00–16.00
Sabtu Tutup
Minggu Tutup

Diatas adalah informasi mengenai jam kerja kua, sehingga anda dapat datang ke kantor urusan agama pada jam yang telah ditentukan untuk mengurus semua administrasi mulai dari syarat dan biaya nikah.

Syarat mengajukan Nikah di KUA 2018 :

 

  • Surat Keterangan untuk Nikah (model N1),
  • Surat Keterangan Asal-Usul (model N2),
  • Surat Persetujuan Mempelai (model N3),
  • Surat Keterangan Tentang Orang Tua (model N4),
  • Surat Pemberitahuan Kehendak Nikah (model N7) apabila calon pengantin berhalangan, pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya.
  • Bukti imunisasi TT (Tetanus Toxoid) I bagi calon pengantin wanita, Kartu imunisasi, dan Imunisasi TT II dari Puskesmas setempat.
  • Pas foto ukuran 3 x 2 sebanyak 3 lembar;
  • Surat izin pengadilan apabila tidak ada izin dari orang tua/wali;
  • Membayar biaya pencatatan nikah sebesar Rp30.000,-.
  • Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing;;
  • Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/buku pendaftaran cerai bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989;
  • Surat keterangan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi janda/duda yang akan menikah.
  • Bagi Suami yang hendak beristri lebih dari seorang harus membawa Surat Izin dari Pengadilan.
  • Bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun, harus membawa Surat dispensasi dari Pengadilan.

Itulah syarat yang harus dilengkapi ketika anda ingin menikah di KUA, dan untuk proses pengurusan Surat Nikah ke KUA juga ada hal-hal yang perlu diketahui oleh Calon Pengantin Pria (SUAMI) dan Calon Pengantin Wanita (ISTRI). Perhatikan hal-hal berikut ini :

A. CALON SUAMI

  1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 & N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan Surat Pengantar/Rekomendasi Nikah (Jika calon Istri beralamat lain daerah/Kecamatan).
  3. Jika calon Istri sedaerah/Kecamatan, berkas calon Suami diserahkan ke pihak calon Istri.

* Lampiran

  1. Fotokopi KTP,
  2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK).
  3. Pas Foto 3 x 4 = 2 lembar, jika calon istri luar daerah,
  4. Pas Foto 2 x 3 = 5 lembar, jika calon istri sedaerah/Kecamatan

B. CALON ISTRI

  1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 & N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan Nikah dan pemeriksaan administrasi (bersama Wali dan calon suami)
  3. Calon Suami dan Calon Istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan Penasihatan Perkawinan dari BP4.

* Lampiran

  1. Fotokopi KTP,
  2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK) caten.
  3. Fotokopi Kartu Imunisasi TT
  4. Pas Foto latar biru ukuran 2 X 3 masing-masing caten 5 lembar.
  5. Akta Cerai dari PA bagi janda/ duda cerai.
  6. Dispensasi Pengadilan Agama bila usia kurang dari 16 tahun dan 19 tahun.
  7. Izin atasan bagi anggota TNI/ POLRI
  8. Surat Keterangan Kematian Ayah bila sudah meninggal
  9. Surat Keterangan Wali jika Wali tidak sealamat dari Kelurahan setempat
  10. Dispensasi Camat bila kurang dari 10 hari
  11. N5 (surat izin orang tua) bila usia caten kurang dari 21 tahun.
  12. N6 (Surat Kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia.

Biaya Menikah Tahun 2018 :

Berdasarkan Peraturan Pemerintah yaitu PP No 48 Tahun 2014 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam peraturan yang baru ini diatur ketentuan sebagai berikut :

  1. Akad nikah yang dilakukan di kantor KUA pada jam kerja kantor maka biayanya yaitu Rp0 alias GRATIS.
  2. Namun apabila akad nikah dilakukan di luar kantor KUA atau di KUA tapi di luar jam kerja maka dikenakan biaya administratif sebesar Rp600.000,-