Pilih jadi Driver Uber atau Grabcar?

Uber dan Grabcar

Banyak suka duka menjadi driver taksi online, semua memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing tergantung dari mana kita menilainya. Kalau ditanya pilih jadi driver uber atau grabcar? Pilih dua-dua nya, ya jadi driver uber dan jadi driver grabcar karena sama-sama memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan.

Saat ini saya sudah bergabung menjadi driver uber dan driver grabcar sejak 1 bulan lalu, saya sudah menyelesaikan beberapa perjalanan (order penumpang). Saya akan membahas mengenai keuntungan bergabung menjadi driver uber dan grabcar, silahkan anda tentukan mana yang terbaik untuk anda.

Menjadi Driver Uber :

Menjadi driver uber sangat gampang sekali, karena persyaratannya sangat mudah yaitu memiliki SIM A, KTP, STNK Aktif, SKCK dan Foto Selfie. Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi dan kemudian mengupload berkas persyaratan dalam bentuk foto (jpeg).

Setelah terdaftar anda akan bisa login ke aplikasi driver uber menggunakan username dan password yang telah dibuat dan langsung bekerja untuk mendapatkan order penumpang di kota anda. Semakin banyak order yang masuk maka anda akan mendapatkan bonus sesuai dengan skema bonus yang diberikan. (berubah sewaktu-waktu).

Untuk dilampung saat ini skema bonus untuk driver uber sebagai berikut :

  • 6 Perjalanan mendapatkan bonus Rp60.000
  • 9 Perjalanan mendapatkan bonus Rp90.000
  • 12 Perjalanan mendapatkan bonus Rp120.000

Jadi, driver akan mendapatkan bonus maksimal 120 ribu apabila menyelesaikan 12 order. Dengan syarat nilai penerimaan minimal 75%. Maka dari itu, apabila anda tidak siap bekerja maka lebih baik offline kan aplikasi driver anda.

Pengguna aplikasi uber cukup banyak sehingga driver uber dapat dengan mudah mendapatkan banyak order pada jam-jam tertentu, apalagi uber sedang gencar memberikan promosi sehingga banyak orang yang menggunakan uber, namun sayangnya driver uber lebih sedikit menerima uang tunai (ongkos penumpang).

Menjadi Driver Grabcar :

Setelah menjadi driver uber saya coba bergabung menjadi driver grabcar di kota Bandar Lampung, persyaratannya sama dengan yang ada di Uber, pendaftaran juga dilakukan online. Bonus yang ditawarkan grab lebih besar bila dibandingkan dengan bonus yang di berikan uber.

Baca Disini : Skema bonus grabcar di Bandar Lampung

Namun untuk mendapatkan bonus di Grabcar terdapat sebuah persyaratan yang menurut saya tidak masuk akal yaitu nilai penyelesaian driver minimal 70%.

Kenapa saya bilang tidak masuk akal?

Karena nilai penyelesaian dipengaruhi oleh penumpang yang mencancel order. Sering kali saya mendapatkan penumpang (user) yang iseng memesan grabcar dan tiba-tiba membatalkannya, dan ini membuat nilai penyelesaian saya sering dibawah 70%, sehingga saya tidak mendapatkan bonus walaupun saya telah menyelesaikan order sesuai dengan skema insentif tersebut.

Kesimpulan :

Di Uber bonus nya lebih kecil namun lebih sering dapat bonus karena syarat nya berdasarkan nilai penerimaan, sedangkan di grabcar sebaliknya Bonus yang diberikan besar akan tetapi karena persyaratan berdasarkan nilai penyelesaian maka walaupun dapat order sesuai dengan target tetap saja tidak mendapatkan bonus.

Namun, apabila nilai penyelesaian memenuhi syarat maka saya pilih grabcar karena bonus lebih besar, tapi ini jarang sekali mendapatkan bonus karena pasti ada dalam sehari beberapa order yang dibatalkan tanpa alasan sehingga nilai penyelesaian menjadi dibawah standar dan menggugurkan bonus yang seharusnya didapat.


Leave a Reply