Pilih Mana Antara Share Cost dan Open Trip ketika akan jalan – jalan

Jalan – jalan adalah kesukaan semua orang tapi tentunya jalan – jalan yang bebas tanpa terikat dengan jadwal. Memang sih dengan jadwal semua akan berjalan dengan baik, tapi tidak sesederhana itu. Perihal jalan – jalan ada sebuah istilah Open Trip dan Share Cost, kedua nya sama – sama bagus tergantung bagaimana kalian menyikapinya, karena setiap orang berbeda, sebagian orang ada yang suka ikutan open trip karena mereka terikat waktu ada juga sebagian orang yang suka share cost karena mereka memliki waktu yang banyak dan bebas, termasuk saya.

Kalau masalah biaya tergantung, terkadang lebih murah di Open Trip terkadang juga murah di Share Cost, tergantung jumlah orang yang akan ikut serta dalam perjalanan tersebut. Semakin banyak orang tentu akan membuat perjalanan menjadi tidak terkontrol terutama pada open trip, tidak ada kesepakatan di antara para anggota nya mungkin hanya masing – masing anggota kepada panitianya, kalau di Share Cost sudah jelas pasti ada kesepakatan di awal sebelumnya.

Open Trip akan mendapatkan fasilitas yang mungkin tidak dimiliki pada peserta yang share cost ketika mereka yang terlibat tidak memiliki fasilitas yang dibutuhkan. Misal seperti kebutuhan kamera underwater, kamera dslr untuk menghasilkan gambar yang jernih, berbeda jika salah satu nya ada seorang traveler yang sudah berpengalaman tentu mereka sudah menyiapkan segalanya, maka carilah teman share cost diantaranya ada yang memiliki fasilitas yang dibutuhkan, walaupun memang terkadang digunakan sendiri, tapi setidaknya kecipratan.

Pada intinya share cost dan open trip hampir sama, hanya dimasalah waktu saja. Mungkin di Opentrip lebih terjadwal karena pastinya peserta yang mengikuti open trip mereka yang hobi jalan – jalan namun terikat waktu dengan pekerjaan, dimana setelah jalan – jalan mereka harus kerja kembali, mereka berani mengeluarkan budget berapapun untuk trip tersebut. Sedangkan untuk Share Cost kebanyakan mereka yang suka ngelayap tanpa batasan waktu, dan mereka lebih memikirkan bagaimana jalan – jalan yang akan dilakukan bisa sehemat mungkin.

Jadi Pilih Mana Antara Open Trip dan Share Cost ketika akan jalan – jalan? Jawabnya ada di dalam diri kalian masing – masing. Kalau mau yang terima beres dengan mengikuti jadwal yang sudah tersusun rapih dengan budget yang sudah ditentukan dan fasilitas yang ditawarkan maka pilih lah OPENTRIP. Jika kalian ingin memanage jalan – jalan mulai dari jadwal, transportasi, budget bersama traveler lain maka ikutlah Share Cost. Namun berusaha lah untuk tetap kompak dan rukun, karena ketika terjadi ketidak kompakan dan ketidak rukunan maka jalan – jalan mu akan menjadi kurang maksimal.

Saya juga pernah kok ikut open trip , saat trip jalan jalan untuk mendaki gunung rinjani di lombok, tetap happy – happy aja walaupun memang ada beberapa hal yang kurang menurut saya #sedikit hehehe. Karena ada yang tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan, namun saya anggap semua adalah kekurangan dari mereka , tak ada yang sempurna. Biasanya memang kekurangan Ini lah yang menjadikan open trip tersebut kurang diminati.

Sedangkan jika ingin sebebas – bebas nya asalkan punya budget yang mencukupi, maka jadilah Solo Traveler.