Tagihan Iuran BPJS ku Membengkak? Ternyata ini Alasannya

Saya selalu membayar iuran bpjs kesehatan tepat waktu setiap bulannya, saya selalu bayar setiap tanggal 1. Pokoknya jangan sampai lewat dari tanggal 10 karena kalau lewat takutnya status kepesertaan saya di nonaktifkan atau dihentikan.

Kartu Peserta BPJS

Kartu Peserta BPJS

Ketika status bpjs di hentikan maka saya tidak bisa lagi berobat menggunakan kartu bpjs. Untuk bisa menggunakannya lagi saya harus melunasi seluruh tagihan. Namun setelah aktif saya hanya bisa menggunakan kartu bpjs untuk berobat jalan saja, apabila digunakan rawat inap sebelum 45 hari sejak di aktifkan lagi maka dikenakan biaya 2,5% dari biaya rawat inap.

Kembali ke topik awal.

Pada bulan september ini saya hendak membayar iuran bpjs, ternyata ketika saya cek menggunakan nomor VA yang saya miliki, tagihan yang muncul adalah Rp320.000 PST:4 , ketika saya cek menggunakan nomor VA yang lainnya munculnya juga sama. Saya kaget bukan main, padahal saya selalu bayar iuran tepat waktu (tidak pernah nunggak) tapi ketika mau bayar iuran kok besar banget yang harus saya bayar.

Saya coba melakukan konfirmasi ke bpjs kesehatan mengenai hal ini. Akhirnya saya mendapatkan jawabannya, ternyata ini yang menjadi alasan mengapa iuran bpjs saya membengkak.

Per 1 September 2016, BPJS Kesehatan telah memperbaharui skema pembayaran iuran. Dimana peserta membayar iuran langsung untuk semua anggota keluarga yang ada dalam 1 KK cukup menggunakan 1 nomor VA saja. Yang sebelumnya pembayaran iuran per masing – masing anggota menggunakan nomor VA masing – masing.

Di Kartu Keluarga saya terdapat 4 orang (Ayah, Ibu, Saya dan Adik) yang terdaftar di bpjs kesehatan kelas 1 dengan biaya iuran per bulan sebesar Rp 80.000 , jadi iuran dikali jumlah orang (80.000 x 4) maka hasil nya Rp320.000, ternyata tagihan yang muncul tersebut untuk melunasi semua iuran keluarga saya.

Saya merasa lega, karena ternyata memang tidak ada kenaikan dan kesalahan sistem. Hanya mungkin saya kurang mengikuti update peraturan dari bpjs kesehatan. Saya yakin kebingungan ini bukan saya saja yang mengalami, tentu anda juga merasakan hal yang sama ketika melihat jumlah iuran yang tiba – tiba berubah (tidak seperti biasanya).