Peserta Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan

bpjs kesehatan

Sesuai dengan peraturan presiden bahwa mendaftar bpjs menjadi kewajiban bagi setiap warga negara indonesia, bahkan warga asing yang tinggal di Indonesia lebih dari 6 bulan juga diwajibkan untuk menjadi peserta bpjs.

Mendaftar bpjs kesehatan sekarang lebih mudah karena bisa dilakukan secara online, tapi kalau gatek dengan internet lebih baik daftar langsung ke kantor bpjs dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan seperti kk, ktp dan buku tabungan.

Buat yang daftar kelas 1 dan kelas 2 diwajibkan memiliki rekening terlebih dahulu di bank BNI, BRI atau Bank Mandiri, untuk memudahkan dalam pembayaran iuran nantinya. Pendaftaran bpjs dilakukan secara kolektif jadi semua keluarga yang ada dalam 1 kk wajib di daftarkan, tidak boleh satu-satu.

Iuran yang harus dibayar peserta disesuaikan dengan kelas yang dipilih. Khusus untuk peserta mandiri pada saat memilih kelas pastikan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi nya ya. Lebih – lebih jika termasuk golongan ekonomi ke bawah maka lebih baik daftar melalui jalur pbi.

Iuran untuk kelas 1 sebesar Rp80.000 , Iuran untuk kelas 2 sebesar Rp51.000 dan untuk iuran kelas 3 sebesar Rp25.500. Pembayaran iuran dilakukan setiap bulan yang dapat dilakukan melalui kantor bpjs atau beberapa tempat yang telah bekerjasama dengan bpjs. Seperti Alfamart, Indomaret, Kantor Pos dan Pegadaian.

Peserta tidak boleh telat dalam membayar iuran, pembayaran iuran dilakukan setiap bulan sebelum tanggal 10 , jadi kalau anda bayar nya lebih tanggal 10 untuk bulan sebelumnya maka sudah dinyatakan telat 1 bulan.

Jika peserta telat bayar iuran 1 bulan saja maka status kepesertaannya akan di non aktifkan. Untuk mengaktifkannya kembali maka anda perlu melunasi tunggakan / tagihan iuran yang belum dibayar. Pembayaran iuran juga dilakukan secara kolektif menggunakan 1 nomor virtual account untuk semua anggota keluarga.

Apa bila peserta telat bayar iuran sampai 6 bulan atau 1 tahun lebih maka pembayaran tagihan hanya dapat dilakuakn di kantor bpjs saja. 

Ketika status kepesertaan di nonaktifkan atau dihentikan sementara maka peserta tidak bisa menggunakan kartu bpjs untuk berobat. Bisa menggunakan kembali ketika keanggotaannya telah diaktifkan. Tapi sejak diaktifkan sampai 45 hari kedepat peserta tidak disarankan untuk menggunakan bpjs untuk rawat inap, tapi kalau untuk sekedar berobat saja silahkan.

Mengapa kok tidak boleh??

Baca Selanjutnya >> Denda Terlambat Bayar Iuran BPJS